•  
  • Air Untuk Kehidupan, Pergunakan Dengan Bijak
Rabu, 25 April 2018 - 08:28:48 WIB
Rapat Evaluasi izin dan Pendapatan Aset Daerah
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Balai - Dibaca: 77 kali

Purwokerto - Kepala Balai PUSDA TARU Serayu Citanduy Sarwono,SST,MT memimpin langsung rapat tentang Evaluasi Izin dan Pendapatan Aset Daerah pada hari Selasa 24 April 2018 di Ruang rapat balai PUSDA TARU Serayu Citanduy, Rapat yang rutin di laksanakan setiap triwulan ini di ikuti oleh Koordinator Perwakilan Balai di Seluruh lingkup kerja Balai PUSDA TARU Serayu Citanduy dan para wajib pungut.

dalam rapat tersebut ada beberpa hal yang disampaikan oleh kepala Balai PUSDA TARU Serayu Citanduy, diantaranya

  • Perubahan optimalisasi target Pendapatan Asli Daerah dari Rp. 540.000,- menjadi Rp 597.300,00 untuk para wajib pungut agar lebih giat lagi.
  • Data inventarisasi aset , bahwa aset PUSDA TARU Serayu Citanduy berjumlah sangat banyak untuk segera di manfaatkan seoptimal mungkin.
  • Halangan-halangan yang terjadi di lapangan sudah disampaikan ke Dinas PUSDA TARU Provinsi Jawa Tengah.
  • Dalam pembuatan rekomendasi teknis agar lebih tepat waktu.
  • Perubahan harga perda, untuk di jadikan referensi permohonan.
  • pengurangan luasan dalam penerbitan rekomendasi teknis sesuai kesanggupan membayar para pemohon.
  • Dalam penerbitan izin tidak bersifat permanen,hanya sebagai bentuk legalitas hukum.
  • Pemberian intesiv untuk para wajib pungut bergilir.
  • Untuk Koordinator Perwakilan Balai Citanduy untuk mengidentifikasi aset potensial disana.
  • Pihak Balai besar Serayu Opak dan Citanduy telah mempersilahkan untuk asetnya di manfaatkan sesuai ketentuan.

Sementara pada sesi diskusi ada beberapa pembahasan , diantara nya dari Sugeng Santoso selaku Koordinator Unit BGS , yang memberitahukan bahwa akan ada pembangunan PLTMH di bendung pintu 7 dan 8, menanyakan nantinya retribusi akan masuk kemana? dan persoalan kios permanen yang berada di sekitar bendungan tidak membayar retribusi apakah mau di alihkan izinnya.

kepala Balai Sarwono,SST,MT langsung menanggapi pertanyaan dari bapak Sugeng Santoso.

yang pertama tentang pembangunan PLTMH di bendung pintu 7 dan 8 retribusinya masuk kementrian keuangan, karena wewenang pemeritah pusat, kemudian soal kios permanen yang berada di sekitar bendungan tidak membayar retribusi untuk di beri surat tagihan dan surat peringatan hingga ke 3, dengan tembusan satpol PP prov. Jateng.



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)