•  
  • Air Untuk Kehidupan, Pergunakan Dengan Bijak
Senin, 23 September 2016 - 19:05:13 WIB
KOMISI V DPR RI TINJAU IPA PDAM KESUGIHAN DAN PENDANGKALAN KALI YASA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Balai - Dibaca: 139 kali

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan Tinjauan langsung Permasalahan ketersediaan air baku bagi PDAM Kesugihan dan pendangkalan Sungai Yasa. Dalam rombongan kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Michael Wattimena dan diikuti oleh anggota Komisi V DPR diantaranya Novita Wijayanti, Bahrum Daido, Hanna Gayatri, Yoseph Umar Hadi, Budi Yuwono, Neng Eem Marhamah, Sudjadi dan didampingi Direktur Irigasi dan Rawa, Direktorat Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Adang Saf Ahmad serta Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya saat rombongan diterima di Gadri pendopo Wijayakusuma, sungai/kali Yasa dengan panjang 14 km merupakan sungai yang terletak di beberapa wilayah antara lain, Kelurahan Tegalkamulyan, kelurahan Sidakaya Kecamatan Cilacap Selatan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap Utara dan Cilacap Tengah. Lebih lanjut Bupati menyampaikan sejumlah permasalahan yang terjadi di Sungai Yasa antara lain, terjadinya pendangkalan akibat sedimentasi pada dasar sungai yang salah satunya akibat pembuangan sampah, kerusakan tebing kirin dan kanan, terjadinya banjir apabila hujan dengan intensitas tinggi hingga melimpah ke perkampungan di kanan dan kiri Sungai Yasa pada km 5 ke hulu.

Selian itu, kepada Komisi V DPR RI, Bupati juga menyampaikan rencana pembuatan saluran air baku PDAM Cilacap. Sejumlah permasalahan yang dihadapi PDAM Cilacap antara lain, ketersediaan air baku sebagai bahan utama bagi PDAM dalam mengambil dan memperoleh pasokan dari saluran irigasi Bendung Gerak Serayu. Ketersediaan air tersebut pada bulan-bulan tertentu terkendala dengan adanya pemeliharaan saluran, sehingga kondisi saluran irigasi dikeringkan antara satu hingga dua bulan. Kapasitas tandon air baku di instalasi pengolahan air PDAM yang ada di Kesugihan sebesar 6.000 mter kubik, sedangkan pemakaian air per harinya mencapai 32.371 meter kubik, sehingga kesulitan dan tidak mampu untuk menampung air. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Bupati menyampaikan, PDAM merencanakan membangun bangunan pengambilan air secara tersendiri di hulu intake saluran Bedung Gerak Serayu dan membangun jaringan pembawa air baku dengan pipa berdiameter 1,2 meter dengan panjang mencapai sekitar 15 km.

Usai diterima di Gadri pendopo Wijayakusuma, Rombongan Komisi V DPR RI selanjutnya melakukan peninjauan lapangan ke Sungai Yasa dan IPA PDAM di Kesugihan. Menurut Michael Wattimena, maksud dari kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung rencana pengerukan dan penataan Kali Yasa yang merupakan tempat parkirnya kapal-kapal nelayan Cilacap dan Instalasi Pengolahan Air/IPA PDAM Kesugihan, sebagai bahan pembahasan Komisi V, untuk dapat di masukan dalam anggaran pada APBN 2017.(sisda)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)